Sabtu, 15 Juni 2013

Energi Matahari (Solar Energy)


    BAB I
 
    A.Latar Belakang 
    Penggunaan energi besar-besaran telah membuat manusia mengalami krisis energi, ini di
    sebabkan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil seperti minyak dan gas
alam sangat
    tinggi. Sebagaimana yg kita ketahui,bahan bakar fosil merupakan sumber
daya alam yg
    tidak dapat kita perbarui dan akan habis suatu saat. Untuk mengatasi
krissi energi masa
   depan beberapa alternatif sumber energi mulai dikembangkan, 
salah satunya ialah energi
   matahari, energi matahari biasa digunakan sebagai penerang
dan sumber panas bagi
   kehidupan sehari-hari namun ternyata energi matahari dapat
dikembangkan menjadi  
   sumber energi lainnya.

   Adapun faktor mengapa kita harus beralih ke energi alternatif ialah karena penggunaanya
   yg meningkat setiap tahunnya dan cadangan yg semakin menipis.



        

  B. Pengertian Matahari

      
 
Matahari adalah suatu  bola gas (bintang) yg bentuknya nyaris bulat sebagai pusat tata
   surya, diameternya sekitar 1.392.684 km kira-kira 109 x
diameter bumi dgn jarak rata2
   150.000.000km (93.026.724 mil) dan massa 330.000 x massa bumi. Bumi merupakan
   planet terdekat ketiga dengan matahari, dengan letaknya yg begitu strategis bumi tidak
   terlalu panas dan tidak terlalu dingin.Matahar terdiri dari inti dan tiga lapisan yaitu
   fotosfer, kromoser dan korona, matahari bersinar melintas bumi sangat besar yaitu
   mencapai 3x1024 Joule/tahun. Jika diukur kira-kira 10.000 x kebutuhan energi dunia  
   saat ini, energi yg besar itu jika dimanfaatkan menjadi energi listrik hanya dengan
   menutup 0.1 % permukaan bumi dan difais dengan solar sell dengan efisiensi 10 % cukup
   mampu memenuhi kebutuhandi seluruh dunia.


  C. Pengertian Energi Matahari

          
 
Matahari merupakan sumber energi terbesar bagi kehidupan di bumi, sumber energi yg
   dapat langsung dirasakan dan dimanfaatkan dalam kehidupan sehari.Energi matahari juga
   dapat disimpan dan dikonversi menjadi bentuk daya lain.Energi matahari merupakan salah
   satu energi alternatif yg ramah lingkungan tidak menimbulkan polusi dan dapat diperbarui
   karena ketersediannya yg terus menerus.


  D. Manfaat Energi Matahari
  Manusia telah memanfaatkan energi matahari sejak manusia hadir di muka bumi, sekitar
   5000 tahun lalu hingga saat ini baik sebagai penerang dan sumber panas dalam berbagai
   kehidupan manusia, antara lain :

  1.Sebagai sumber panas untuk mengeringkan cucian, pertanian laut dan industri.

     

  2. Fotosyntesis
     
  Proses fotosintesi menghasilkan oksigen yg diperlukan manusia dan makluk lain untuk
   bernafas, dan fotosintesi juga menghasilkan sumber makanan bagi makluk hidup.
                  

 
3. Manfaat bagi kesehatan

  Salah satu penelitian membuktikan sinar matahari pagi sangat baik bagi kesehatan yaitu
   matahari pagi antara pukul 09.00-10.00 dapat mengubah pro-vitamin D menjadi vitamin-
   D yg baik bagi kesehatan gigi dan tulang. Pada waktu berkas sinar ultraviolet di saring di
   kulit, ia mengubah simpanan kolestrol di kulit menjadi vitamin D. Berjemur di bawah sinar
   matahari selama 5 menit menghasilkan 400 unit vitamin D.


  4. Sumber Energi Fosil

    

  Energi fosil yg sangat populer penggunaanya saat ini merupakan energi matahari yg
   tersimpan pada fosil hewan dan tanaman yg telah membusuk jutaan tahun lalu.
   Pembusukan yg berlangsung jutaan tahun ini menghasilkan minyak, batubara dan gas
   alam yg kita gunakan saat ini.



   BAB II
  Energi Matahari Sebagai Energi Alternatif
   Pemanfaatan energi matahari sebagai energi alternatif untuk mengatasi krisis energi
   khususnya kelangkaan akan minyak bumi sejak 1970-an
mendapat perhatian yg cukup
   besar dari berbagai dunia. Cahaya dan sinar 
matahari dapat dimanfaatkansebagai
   sumber energi alternatif melalui 
teknologi sel surya/fotovoltaik dan teknologi lainnya.

  Dan berikut penjelasan beberapa cara pengaplikasian energi matahari :

  A. Pembangkit Listrik Tenaga Surya
  1. Pengertian Sell Surya
     
   Sel surya adalah sebuah alat yg tersusun material semikonduktor yg dapat mengubah
    sinar matahari menjadi energi listrik secara langsung. Dikenal dengan istilah photovoltaic
    atau fotovoltaik. Sel surya pada dasarnya terdiri dari atas sambungan p-n yg sama
    fungsinya dengan dioda. Sederhananya, ketika matahari mengenai permukaan sel surya
    energi matahari akan diserap oleh elektron pada sambungan p-n untuk berpindah dari
    dioda p ke n dan selanjutnya mengalir keluar melalui kabel yg terpasang pada sel.
    Saat ini penggunaan sel surya adalah salah satu cara pemanfaatan energi matahari yg
    sangat diminati dan dikembangkan agar digunakan oleh setiap masyarakat.

  
  2. Kapasitas/perhitungan sel surya untuk kebutuhan rumah tangga.

    

   Sebuah solar sell menghasilkan kurang lebih memiliki tegangan 0.5 Volt jadi sebuah panel
     12 Volt terdiri dari kurang lebih 36 sel (untuk menghasilkan 17 Volt teganganmaksimun)
     sehingga volt sebuah panel tergantung jumlah selnya.
     Contoh perhitungan keperluaan daya listrik rumah.
     1. Penerang rumah : 10 lampu @15 Watt x 4jam/hari =  600 Watt
     2. Televisi 21" @Watt  x 5jam/hari = 500 Watt
     3. Kulkas 360 liter : @150 Watt x 24jam x 1/3 = 1080 Watt
     4. Komputer : @150 Watt x 6jam = 900 Watt
     5. Perangkat lainnya = 400 Watt
     Total kebutuhan daya = 3480 Watt
     Jumlah panel yg kita butuhkan, jika satu panel kita hitung 100 Watt (dengan perhitungan
     5 jam tenaga maksimun tenaga surya) maka kebutuhan panel
     : (3480/100/5) = 7 panelsurya

    Perhitungan keperluan baterai penyimpan tenaga surya (baterai 12 Volt)
dengan masing-
    masing 100 Ah, dengan demikian kebutuhan baterai ialah 
: 3480/12Volt/100Amp = 3
    baterai 100 Ah.
Kebutuhan baterai dengan pertimbangan 3 hari tamapa sinar matahari
     3480 x 3 = 10440Watt/12Volt/100Amp = 9 baterai 100 Ah.

  3. Sarana Pendukung Pengoperasian Sell Surya.
  

   
Sel surya hanya merupakan satu komponen penyerap cahaya yg langsung mengkonversi
    cahaya tersebut menjadi listrik. Agar listrik dapat di manfaatkan maka sel surya
    membutuhkan Balance of System (BOS) yg minim terdiri atas : inverter(mengubah listik
    DC dari sel surya menjadi AC) baterai (untuk menyimpan muatan listrik agar dapat
    digunakan pada malam hari) serta beberapa buah controller untuk mengatur secara
    optimal keluaran daya sel surya.


    B. Kompor Matahari


    
 
Penggunaan energi matahari dpt dimanfaatkan menjadi energi alternatif untuk memasak
   pengganti minyak dan gas, mengingat harga minyak dan gas yg terus naik. Prinsip kerja
   kompor ini adalah dengan memfokuskan panas yg diterima kompor matahari pada satu
   titik menggunakan sebuah cermin cekung besar sehingga didapatkan panas yg besar untuk
   memasak.


   C. Pendingan Ruangan Tenaga Surya.

   

 
Pada umunnya matahari dikenal sabagai sumber panas, namun dengan menggunakan
   teknologi modern matahari dapat dimanfaatkan sebagai pendingin ruangan. Salah satu
   teknologinya ialah proses thermal untuk menggerakkan suatu proses pendingin/proses
   refrigrasi yg dikenal dengan absorption chiling.Secara umum sistem refrigrasi bertugas
   memindahkan energi panas dari ruangan tertutup ke lingkungan agar suhunya lebih
   rendah dari suhu lingkungan.


   D. Pemurni/penyuling Air Tenaga Surya
 

 
Air yg ada dalam bak penampung yg terbuat dari logam bagian dalamnya akan menguap
   jika dipanaskan oleh matahari, kemudian air uap akan menempel pada kaca. Lalu secara
   berlahan akan mengalir mengikuti kemiringan kaca dan akhirnya akan jatuh pada
   penampung di sebelah kiri.



   BAB III
  Tips-tips Hemat Energi
  1. Matikan peralatan listrik apabila tidak digunakan lagi
   2. Jangan gunakan mesin cuci apabila cuciannya hanya sedikit

   3. Gunakan pentilasi udara ketimbang AC untuk menyejukkan ruangan
   4. Apabila hendak keluar jika jaraknya dekat gunakan sepeda atau berjalan kaki
        ketimbang menggunakan motor atau mobil

   5. Gunakan fasilitas transfortas umum/massal untuk bepergian ketimbang
        menggunakan mobil pribadi.

   6. Gunakan air dan energi lainnya seperlunya saja.
   8. Gunakan peralatan yg hemat energi

   9. Pakailah lampu hemat energi (LED) sebagai penerang di rumah
   10. Manfaatkan sinar matahari sebagai penerang ketimbang menggunakan lampu.
   11. Gunakan peralatan yg dapat digunakan berulang-ulang ketimbang sekali pakai.
   12. Mulailah menggunakan energi Alternatif
   13. RE-USE
   14. REDUSE
   15. RECYLE
  




Tidak ada komentar:

Posting Komentar